Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Waspada Flu Singapura Di Depok

Enam Balita Terjangkit Flu Singapura

DEPOK – Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Bojongsari, Depok, Jabar, Nur Afiyah, Jumat (10/2), di Depok, mengatakan berdasarkan hasil uji laboratorium, sudah enam balita positif menderita flu singapura (FS). Selain itu, ada balita yang menderita gejala FS. Mereka tersebar di empat kelurahan, yaitu Curug sebanyak 12 orang,

Pondok Petir empat orang, Serua empat orang, dan Bojongsari Baru empat orang.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meminta warganya tidak panik dengan merebaknya penyakit FS. “Masyarakat jangan panik,” kata Camat Bojongsari Yudi Suparyadi di Depok, Jumat. Yudi mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh Posyandu untuk melakukan sosialisasi mengenai gejala penyakit flu singapura.

“Jika anak menderita demam, lalu timbul bintik-bintik di tubuhnya, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter agar cepat diketahui penyakitnya,” kata dia.

Dia menganjurkan masyarakat hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. “Biasakan hidup bersih agar terhindar penyakit.” Yudi mengatakan, hingga saat ini, 26 balita di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, menderita gejala FS.

Dinas Kesehatan Kota Depok sudah melakukan pengambilan sampel feses balita tersebut untuk melakukan uji tes laboratorium. ant/P-3

Sumber: Koran Jakarta,  Sabtu 11 Februari 2012
 
Linked Posts:
Flu Singapura | Flu Singapura Dan Penanganannya |  Mengobati Flu Singapura |     Chikungunya Atau Flu Tulang |    Penyakit Demam Berdarah Dengue Atau DBD |   Mengobati Demam Berdarah Dengue


Senin, 16 April 2012

Waspada Hepatitis A

Virus Hepatitis A Menyerang Lagi

Virus hepatitis A kembali merebak di area sekolah di Kota Depok, Jawa Barat. Kali ini virus menyerang 10 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Depok. Dua siswa di antaranya dinyatakan positif mengidap virus itu, sementara delapan siswa dalam status terduga terserang hepatitis A.
Merebaknya serangan hepatitis A terjadi ketika seorang pelajar kelas 12 IPA 3 mengeluh sakit, lemas, dan tidak masuk sekolah pada 22 November 2011. Setelah itu, siswa lain juga sakit.
”Setelah mendapat laporan pada Senin (5/12), saya langsung berkoordinasi dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan puskesmas terdekat. Saat ini tim puskesmas sedang memantau perkembangan kesehatan anak- anak,” kata Kepala SMAN 4 Dede Agus, Kamis.
Dede mengatakan, mereka yang terserang dan terduga terserang hepatitis A berasal dari siswa kelas 10, 11, dan 12. Untuk mengantisipasi meluasnya perkembangan virus, Rabu, Puskesmas Sukatani, Kecamatan Tapos, menggelar penyuluhan ke sekolah. Tujuannya, agar serangan hepatitis seperti yang terjadi di SMKN 2 Depok pada awal November lalu tidak terulang.
Petugas Puskesmas Sukatani juga memeriksa siswa yang mengeluh sakit. ”Sementara ini baru siswa yang sakit. Belum ada laporan guru yang mengeluhkan kesehatannya,” kata Dede.
Bagi siswa yang statusnya positif dan terduga hepatitis A, kata Dede, pihak sekolah mengizinkan mereka tidak masuk sekolah meskipun saat ini ada ujian semester. Tim kesehatan Puskesmas Sukatani memeriksa siswa untuk mengetahui asal serangan hepatitis A.
Aktivitas belajar berjalan
Pelaksana Harian Sekretaris Dinas Pendidikan Depok Siti Chaerijah membenarkan informasi itu. Namun, dia belum menerima rekomendasi apa pun terkait serangan hepatitis A di SMAN 4 Depok. Hingga Kamis, aktivitas belajar-mengajar di sekolah itu tetap berlangsung.
SMAN 4 Depok berada di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. SMA ini memiliki 34 ruangan (27 di antaranya ruangan kelas), dengan 1.076 siswa dan 56 guru.
Awal November lalu, hepatitis A menyerang siswa dan guru SMKN 2 Depok. Dalam waktu kurang dari satu bulan, terdapat 90 orang yang terserang penyakit itu.
Terkait peristiwa ini, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il menetapkan kejadian luar biasa.
Pemerintah Kota Depok meliburkan kegiatan belajar-mengajar di SMKN 2 Depok dan dua sekolah dasar negeri di sekitar sekolah itu selama seminggu. Tim Dinas Kesehatan Kota Depok menduga penyebab serangan hepatitis karena pola makan siswa dan guru tidak sehat. (NDY)
Sumber: Kompas.com tanggal 9 Desember 2011
Linked Posts :
Penyakit Hepatitis A | Hepatitis C |  Hepatitis Bukan Hanya Karena Virus |  Mengobati Hepatitis

====================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral
Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)
Klik Selanjutnya
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes | Agen Propolis