Rabu, 10 April 2013

Penyebab Penyakit Ginjal

Beberapa hal yang menyebabkan penyakit ginjal

Penyebab Penyakit Ginjal
Ginjal adalah salah satu alat pengeluaran (ekskresi) di dalam tubuh, berbentuk seperti kacang yang fungsinya menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Jika ginjal tidak bisa menjalankan fungsinya akan berakibat fatal terhadap tubuh, dan dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah penyakit gagal ginjal. Untuk dapat mencegah terjadinya penyakit ginjal pada tubuh kita, maka kita perlu tahu hal apa saja yang dapat menyebabkan serta jenis penyakit ginjal tersebut.

Jenis penyakit ginjal di bagi dua yaitu penyakit gagal ginjal akut dan penyakit gagal ginjal kronik masing-masing jenis memiliki penyebab yang berbeda berikut penjelasan lengkapnya:

Penyebab Penyakit Ginjal Akut
Penyebab Penyakit ginjal akut dibedakan menjadi tiga kelompok besar, yaitu:
  1. Penyebab prerenal, yakni berkurangnya aliran darah ke ginjal. Hal ini dapat disebabkan oleh:
    • hipovolemia (volume darah yang kurang), misalnya karena perdarahan yang hebat.
    • Dehidrasi karena kehilangan cairan, misalnya karena muntah-muntah, diare, berkeringat banyak dan demam.
    • Dehidrasi karena kurangnya asupan cairan.
    • Obat-obatan, misalnya obat diuretic yang menyebabkan pengeluaran cairan berlebihan berupa urin.
    • Gangguan aliran darah ke ginjal yang disebabkan sumbatan pada pembuluh darah ginjal.
  2. Penyebab renal di mana kerusakan terjadi pada ginjal.
    • Sepsis: Sistem imun tubuh berlebihan karena terjadi infeksi sehingga menyebabkan peradangan dan merusak ginjal.
    • Obat-obatan yang toksik terhadap ginjal.
    • Rhabdomyolysis: terjadinya kerusakan otot sehingga menyebabkan serat otot yang rusak menyumbat sistem filtrasi ginjal. Hal ini bisa terjadi karena trauma atau luka bakar yang hebat.
    • Multiple myeloma.
    • Peradangan akut pada glomerulus, penyakit lupus eritematosus sistemik, Wegener’s granulomatosis, dan Goodpasture syndrome.
  3. Penyebab postrenal, di mana aliran urin dari ginjal terganggu.
    • Sumbatan saluran kemih (ureter atau kandung kencing) menyebabkan aliran urin berbalik arah ke ginjal. Jika tekanan semakin tinggi maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan ginjal menjadi tidak berfungsi lagi.
    • Pembesaran prostat atau kanker prostat dapat menghambat uretra (bagian dari saluran kemih) dan menghambat pengosongan kandung kencing.
    • Tumor di perut yang menekan serta menyumbat ureter.
    • Batu ginjal
Penyebab Penyakit Ginjal Kronik
Penyebab penyakit ginjal kronik biasanya disebabkan oleh beberapa penyakit serius, dimana akan berdampak secara perlahan-lahan terhadap kerusakan dari organ ginjal Anda. Beberapa penyakit yang berperan menjadi penyebab penyakit gagal ginjal adalah:
  • Hypertensi atau penyakit tekanan darah tinggi. Penyakit darah tinggi yang sudah tidak terkontrol, akan merusak pembuluh darah dan nefron yang ada didalam ginjal. Dimana nefron yang rusak ini tidak bisa lagi untuk melakukan tugasnya menyaring semua limbah, natrium dan kelebihan cairan dari darah. Dengan adanya kelebihan cairan dan natrium yang ada didalam aliran darah anda maka akan memberikan tekanan ekstra pada dinding pembuluh darah dan menyebabkan meningkatkannya tekanan darah anda hingga berlebih. Dengan adanya tekanan darah yang berlebihan inilah yang menjadi factor utama penyebab penyakit gagal ginjal.
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Adanya kerusakan sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
Demikian tentang beberapa penyebab penyakit ginjal. Semoga bermanfaat.
Sumber: http://sip-online.blogspot.com tgl. 30 November 2012


Baca juga artikel berikut:
 

Ragam Penyakit Vagina

Penyakit Vagina Yang Wajib Kamu Tahu


Ragam Penyakit Vagina
Jangan Remehkan penyakit vagina. Jika anda diduga memiliki masalah yang berhubungan dengan penyakit kewanitaan apakah itu periode mentsruasi yang tidak teratur, masalah hormonal atau penyakit yang disebakan hubungan seksual (STD), sebaiknya selalu periksakan ke dokter.

Ini penting untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan dan juga untuk mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan seksual yang banyak wanita hadapi, bagaimana mencegahnya dan bagaimana melindungi diri.

Karena masih ada stigma mengenai kesehatan seksual, banyak wanita menghindari pergi ke dokter padahal penghindaran ini dapat mempengaruhi kesehatan serius termasuk kesuburan.

Berikut beberapa penyakit umum yang wanita hadapi dan cara menjamin kesehatan kewanitaan tetap sehat:

HPV
Human papillomavirus (HPV) adalah salah satu infeksi virus yang disebabkan oleh hubungan seksual paling umum. Sebagian besar penyakit ini tidak begitu berbahaya tetapi jika test smear nampak tidak normal, dokter akan menyarankan untuk test lab.

Cara untuk mengatetahui HPV adalah dengan cervical smear atau screening kesehatan seksual. Yakinlah untuk memeriksa secara teratur setidaknya satu kali setiap tiga tahun. Berhenti merokok karena penelitian menemukan hubungan antara merokok dan kanker vulva dan gunakan kondom.

PID
Pelvic Inflammatory Disease (PID) mempangaruhi satu dari 10 wanita dan jika dibiarkan akan menyebabkan ketidaksuburan. Gejala yang mungkin timbul pinggul sakit saat hubungan seks, pendarahy ang tidak teratur atau perubahan bau pada vagina. Segera periksa ke dokter jika anda menemukan gejala itu. Penyakit ini dapat dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik.

Upaya pencegahan PID adalah lakukan seks yang aman dan memeriksakan secara teratur. Kadang-kadang gejala tidak begitu jelas sampai semua terlambat.

BV
Bacterial vaginosis adalah salah satu infeksi vagina yang paling umum diantara wanita diusia beranak. Penyakit ini sering dianggap hanya infeksi karena memiliki gejala yang sangat umum dengan infeksi biasa.
Gejala dari ketidakseimbangan bakteri dalam vagina termasuk gatal, aroma amis dan perubahan dalam vagina. Jangan biarkan gejala-gejala tersebut dan yakinlah untuk diperiksa dan disembuhkan dengan baik.

Jika dibiarkan, ini akan meningkat resiko berkembang menjadi PID

GONORRHEA & CHLAMYDIA
  • Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini
  • Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.
  • Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan
  • Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini
HERPES
  • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan
  • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
  • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang
  • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering
  • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes akrena lecet terjadi di dalam vagina
INFEKSI JAMUR
  • Disebabkan oleh jamur
  • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat
  • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal
  • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur
SYPHILIS
  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina
VAGINITIS
  • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidak nyamanan
  • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur
  • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina
  • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop
  • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
BISUL PADA ALAT KELAMIN
  • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)
  • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut
  • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka
  • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix
  • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim
KUTU KELAMIN
  • Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.
  • Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin
KUTU DI BAWAH KULIT
  • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit
  • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh
  • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh
  • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut
AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME)/HIV DISEASE
  • Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh
  • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah
  • Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan
Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan. Sumber http://wahw33d.blogspot.com

 Baca juga artikel berikut:

Vaginitis

Vaginitis

Vaginitis adalah diagnosis masalah ginekologis yang paling sering terjadi di pelayanan primer.  Pada sekitar 90% dari perempuan yang terkena, kondisi ini disebabkan oleh vaginosis bakterial, kandidiasis atau trikomoniasis vulvovaginal. Vaginitis terjadi ketika flora vagina telah terganggu oleh adanya mikroorganisma patogen atau perubahan lingkunang vagina yang memungkinkan mikroorganisma patogen berkembang biak/berproliferasi.

Pemeriksaan untuk vaginitis meliputi penilaian risiko dan pemeriksaan fisik, dengan fokus perhatian pemeriksaan pada adanya dan karakteristik dari discharge vagina.  Pemeriksaan laboratorium diantaranya: metode sediaan basah garam fisiologis (Wet Mount) dan KOH, pemeriksaan PH discharge vagina dan “whiff” test. Pengobatan untuk vaginosis bacterial dan trikomoniasis adalah metronidazol, sementara untuk kandidiasis vaginal, pilihan pertama adalah obat anti jamur topikal (Am Fam Physician 2000;62:1095-104.)

Vaginitis adalah masalah ginekologis yang paling banyak dihadapi oleh dokter yang memberi pelayanan terhadap perempuan. Pembuatan diagnosis yang akurat bisa sangat sulit, yang menyebabkan upaya pengobatan juga kompleks.  Terlebih lagi, adanya obat yang dijual bebas menaikkan kemungkinan pemberian pengobatan yang tidak sesuai untuk vaginitis.

Epidemiologi
Angka prevalensi dan penyebab vaginitis tidak diketahui pasti, sebagian besar karena kondisi-kondisi ini sering didiagnosis sendiri dan diobati sendiri oleh penderita.  Selain itu, vaginitis sering tidak menimbulkan gejala (asimptomatis) atau disebabkan oleh lebih dari satu organisme penyebab.

Kebanyakan ahli meyakini bahwa sampai sekitar 90% kasus vaginitis disebabkan oleh vaginosis bakterial, kandidiasis vulvovaginal dan trikomoniasis. Penyebab non-infeksi termasuk vaginal atrophy, alergi dan iritasi kimiawi.

Penyebab tersering vaginitis adalah  bakterial vaginosis, kandidiasis vulvovaginal, trikomoniasis, atropi vaginal, alergi dan iritasi kimiawi.
Sumber: www.kesrepro.info


Baca juga artikel berikut:

Penyakit Infeksi Vagina

Lebih Jauh tentang Infeksi Vagina


Penyakit Infeksi Vagina
BACTERIAL vaginosis merupakan salah satu jenis infeksi vagina yang disebabkan oleh bakteri dan paling sering ditemui pada perempuan. Biasanya, penyakit infeksi vagina tergolong ringan dan mungkin hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, jika tidak segera ditangani penyakit ini bisa berkembang menjadi masalah serius.

Beberapa masalah kesehatan lain yang mungkin muncul di antaranya:
- Jika mengalami penyakit infeksi vagina ketika sedang hamil, maka dapat menimbulkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan infeksi rahim setelah melahirkan.
- Jika mengalami infeksi vagina ketika menjalani prosedur panggul (pelvis) seperti C-section, aborsi atau histerektomi, maka dapat menyebabkan indeksi pelvis.
- Meningkatkan risiko terjangkiti penyakit menular seksual, termasuk HIV.

Normalnya, ada banyak bakteri ”baik” dan sedikit bakteri ”jahat” di vagina. Jenis bakteri baik berperan membantu mengendalikan pertumbuhan bakteri jahat. Nah, pada penderita bacterial vaginosis, kondisi yang terjadi justru sebaliknya. Jumlah bakteri jahat lebih banyak dibandingkan jumlah bakteri baik.

Penyebab bacterial vaginosis
Hingga kini, para ahli belum benar-benar yakin mengenai penyebab rusaknya keseimbangan jumlah bakteri baik dan bakteri jahat di vagina. Meskipun demikian, sejumlah hal tertentu diduga mempertinggi risikonya, seperti:
- memiliki lebih dari satu pasangan seks
- memiliki pasangan seks sesama perempuan
- merokok
- douching

Gejala
Gejala paling umum yang mengindikasikan seseorang menderita bacterial vaginosis adalah cairan vagina berbau tidak sedap (amis). Selain itu, warnanya pun terlihat putih keabu-abuan atau kekuningan.

Di samping itu, ada banyak hal yang dapat menyebabkan cairan vagina tidak normal, termasuk sejumlah penyakit menular seksual. Oleh karena itu, ada baiknya menemui dokter untuk memeriksa penyebabnya agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Dokter Anda akan mendiagnosa dengan bertanya tentang gejala, melakukan pemeriksaan pelvis, serta mengambil contoh cairan vagina.

Bacterial vaginosis umumnya menjangkiti perempuan yang aktif secara seksual. Akan tetapi, penyakit ini agaknya bukan sesuatu yang menular dari orang lain. Untuk menghindarinya, jangan berhubungan seks dengan lebih dari satu orang, hindari rokok dan douching. Sumber: MediaIndonesia.com tgl. 12 Desember 2009

Available at: Obatpropolis.com 

Baca juga artikel berikut:

Resistensi Antibiotik Sangat Mencemaskan

Resistensi Antibiotik Sama Bahayanya dengan Teroris

resistensi antibiotik
Peningkatan kasus penyakit yang kebal terhadap obat-obatan menimbulkan kekhawatiran para pakar. Mereka bahkan menilai hal itu akan memicu skenario kehancuran yang setara dengan serangan teroris.
Dame Sally Davies, pejabat kesehatan Inggris, mengatakan adalah hal yang perlu ditakutkan jika dalam 20 tahun terakhir ini makin banyak pasien operasi ringan meninggal karena infeksi akibat tidak ada antibiotik yang mempan.

Infeksi akibat resistensi antibiotik sangat serius. Karenanya pemerintah seharusnya menanggapnya sebagai ancaman publik.

Pemerintah Inggris sendiri mengatakan sudah menyiapkan strategi untuk mengampanyekan pentingnya penggunaan antibiotik yang rasional di kalangan dokter.

Bakteri super di rumah sakit seperti MRSA adalah infeksi yang diketahui paling resisten terhadap antibiotik. Meski begitu beberapa jenis infeksi yang juga banyak ditemui di masyarakat seperti infeksi TB atau gonorea juga makin kebal obat.

Antibiotik yang mulai kehilangan kekuatannya dalam melawan infeksi antara lain penisilin. Obat yang pernah dianggap sebagai obat sakti ini sekarang tidak lagi efektif untuk infeksi luka stahylocoocal.
Sementara ampisilin (jenis penislin) tidak lagi bisa mengobati infeksi saluran kemih dan ciprofloxacin (antibiotik sintetis) kini tak mempan mengobati gonorea.

Penelitian untuk menemukan antibiotik generasi baru juga tidak mudah. sejak tahun 1940-1990 perkembangan terhadap riset antibiotik berjalan sangat lambat.

Perusahaan farmasi juga menganggap membuat antibiotik tidak menguntungkan dibanding obat penyakit kronik. Obat antibiotik membutuhkan riset besar dan membutuhkan dana tak sedikit. Farmasi kini lebih berkonsentrasi pada obat-obatan penyakit kronis.

Antibiotik kehilangan efektivitasnya dan jumlah kasus ini sangat mengkhawatirkan dan sulit diperbaiki, sama seperti pemanasan global,” kata Dame Sally.

Ia juga menyarankan agar pasien dan pemberi resep memikirkan dengan cermat obat-obatan yang mereka minta.

“Bakteri mudah beradaptasi dan menemukan cara untuk bertahan melawan antibiotik. Mereka menjadi kebal terhadap obat. Makin banyak kita memakai antibiotik, makin resisten bakteri terhadapnya,” katanya.
Perubahan pengobatan modern juga disebut-sebut menjadi pemicu mengapa pasien kini makin gampang terinfeksi. Misalnya saja terapi kanker yang melemahkan sistem imun dan penggunaan kateter yang meningkatkan risiko bakteri memasuki peredaran darah.

“Resistensi mikroba adalah masalah global dan memerlukan solusi internasional untuk menghadapinya,” kata David Heymann dari Health Protection Agency. Sumber : Kompas.com, Sabtu 26 Januari 2013


Available at: obatpropolis.com


Baca juga artikel berikut:

Sabtu, 16 Maret 2013

Toko Sehat

Tokosehat.net --- Tempat Belanja Produk Sehat Dan Berkualitas 

Tokosehat.net menghadirkan Produk Kesehatan terbaik dan Pelayanan terbaik  untuk anda dan keluarga.



Produk-produk kesehatan yang sehat dan berkualitas semakin dibutuhkan oleh masyarakat karena kondisi lingkungan yang semakin tidak ramah terhadap kesehatan kita. Polusi lingkungan (udara, air, makanan), radiasi dll, dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Tokosehat.net telah memiliki pengalaman mengenai produk-produk kesehatan yang memiliki banyak manfaat dan terbukti efektif  serta aman untuk menjaga dan merawat kesehatan dan pengobatan berbagai macam penyakit.

Tokosehat.net telah memiliki pengalaman melayani ribuan transaksi online, sehingga kepercayaan dan pelayanan menjadi prioritas utama kami.

Visi dan Misi Tokosehat.net adalah melayani dan menyediakan produk-produk sehat dan berkualitas untuk solusi kesehatan seluruh keluarga anda sehingga tercapai kondisi kesehatan yang terbaik.

Harga Promo Diskon !!!
Produk Propolis dan Produk Kesehatan Terbaik Lainnya 
Klik di sini

Salam Sehat
Tokosehat.net
Alamat:
Jl. Anyelir 7 No. 56
Kel. Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas
Kota Depok
Telp. 021-7774951
Hp: 0878 5938 4230


Baca Juga Artikel Kesehatan berikut:
Nutrisi Kesehatan - Produk Lebah Untuk Kesehatan Prima

Rabu, 10 Oktober 2012

Pemanis Buatan VS Berat Badan

Pemanis Buatan Cenderung Meningkatkan Berat Badan

Iklan-iklan pemanis buatan mungkin ingin agar Anda percaya bahwa badan Anda akan ramping seperti gitar setelah Anda rajin mengonsumsinya. Jangan percaya itu. Alih-alih memiliki badan seperti gitar, badan Anda mungkin malah tambah gemuk seperti drum!

Sebuah studi intervensi menunjukkan bahwa pemanis buatan tidak membantu mengurangiberat badan bila digunakan sendirian. Indeks massa tubuh (BMI) tidak berkurang setelah 25 minggu diet dengan pemanis buatan pada 103 remaja dalam uji coba terkontrol secara acak, kecuali di antara para peserta terberat.

Pemanis buatan memang berkalori rendah atau bahkan tidak berkalori sama sekali (non-kalori). Secara logika sederhana, hal itu berarti membuat mereka menjadi pengganti gula yang baik. Anda tetap dapat mengonsumsi aneka makanan yang manis tanpa perlu khawatir kelebihan kalori. Pemanis buatan melindungi Anda dari kegemukan. Ternyata tidak.

Bukti epidemiologi di Amerika Serikat, negara yang memelopori konsumsi pemanis buatan, menunjukkan hal sebaliknya. Seiring dengan meluasnya penggunaan pemanis buatan–seperti aspartam dalam Diet Coke dan sukralosa dalam Pepsi One– persentase penduduk AS yang mengalami obesitas juga meningkat. Berbagai penelitian eksperimental menunjukkan bahwa memang ada kaitan antara pemanis buatan dan kenaikan berat badan.

Membingungkan otak

Pemanis bebas gula seperti sakarin, aspartam, siklamat, sukralosa, dan lainnya secara paradoks justru meningkatkan hasrat makan secara berlebihan dengan membingungkan otak.

Dengan memonitor perubahan di otak, para ilmuwan telah menemukan bahwa otak bereaksi secara berbeda terhadap pemanis buatan dan gula pasir. Setelah mengonsumsi pemanis buatan, otak manusia akan menafsirkan rasa manis secara berbeda, menyebabkan reaksi yang juga berbeda.

Erin Green dan Claire Murphy dari University of California, San Diego dan San Diego State University merekrut 24 orang dewasa muda yang sehat untuk tes pemindaian otak. Setengah relawan secara teratur mengonsumsi soda diet, paling tidak sekali sehari. Setengah lainnya jarang atau tidak pernah mengonsumsi minuman tersebut. Sementara pemindaian otak dilakukan, para peneliti memasukkan sedikit air berpemanis sakarin atau gula (sukrosa) secara acak ke dalam mulut setiap relawan.

Baik peminum maupun non-peminum soda diet sama-sama melaporkan rasa manis yang menyenangkan dan intens. Namun, daerah otak yang berpendar saat mereka memberikan penilaian sangat berbeda, tergantung apakah mereka peminum atau bukan.

Otak biasanya mengaitkan rasa manis dengan kadar kalori untuk membantu mengatur asupan energi. Ketika kita berpuasa, misalnya, otak akan memotivasi kita untuk berbuka dengan yang manis-manis karena memiliki kalori yang diperlukan tubuh. Dalam kasus soda diet, ternyata rasa manis tidak terkait dengan kalori. Hal ini membuat otak bingung dan merasa “tertipu”. Setelah tertipu, sensor manis otak tidak lagi dijadikan alat ukur yang dapat diandalkan untuk mengatur konsumsi energi. Otak akan mengabaikan rasa manis dalam memprediksi kandungan energi dari makanan.

Asupan kalori berlebihan

Pengabaian otak ini, yang terjadi pada peminum soda diet, memiliki korelasi langsung dengan peningkatan risiko obesitas. Setelah terbiasa mengonsumsi pemanis buatan, otak tidak lagi mengaktifkan reseptor manis. Anda dapat mengonsumsi makanan yang manis (bahkan yang berkalori tinggi) dalam jumlah banyak, tanpa ada perintah otak untuk berhenti karena kebanyakan kalori. Selain itu, pemanis buatan membingungkan kemampuan otak untuk mengambil kalori atau energi darinya, menyebabkan Anda untuk tetap terus mengonsumsinya melampui ambang kenyang. Konsumsi makanan dan minuman secara berlebihan inilah yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

Temuan ini menguatkan kesimpulan dari penelitian sebelumnya pada hewan. Tikus yang diberi suplemen sakarin secara signifikan mengalami pertambahan berat badan dan lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya diberi glukosa.

Sumber : Majalahkesehatan.com   29/6/2012

Produk sehat dan berkualitas untuk solusi kesehatan keluarga tersedia di : Tokosehat.net

Bahaya Minyak Goreng Bekas

Ancaman Kesehatan Karena Minyak Bekas

Minyak goreng akan memberikan cita rasa lebih gurih, namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kualitas minyak yang akan digunakan?

Pasalnya, penggunaan minyak goreng yang berulang kali akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan Anda karena tingkat kejenuhannya yang tinggi, beberapa literatur menjelaskan bahwa minyak goreng yang digunakan berulang kali dapat menjadi pemicu dari berbagai macam kanker.

Beberapa ahli kesehatan menganjurkan untuk menggunakan minyak goreng tidak lebih dari tiga (tiga) kali pengulangan.

Minyak goreng bekas ini jadi pilihan karena memang lebih murah, namun sebenarnya penggunaan minyak goreng bekas ini sangat berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan penelitian, telah ditemukan berbagai indikasi penyakit yang disebabkan oleh makanan yang digoreng menggunakan minyak jelantah, seperti jantung koroner bahkan sampai kanker. Inilah yang patut untuk kita waspadai.

Penggunaan minyak goreng berulang kali pada suhu tinggi akan mengakibatkan hidrolis lemak menjadi asam lemak bebas yang mudah teroksidasi, sehingga minyak menjadi tengik dan membentuk asam lemak trans yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan metabolisme kolesterol,penyakit tekanan darah tinggi, dan jantung

Tak hanya itu, penggunaan minyak bekas berulang juga akan membentuk akrolein yaitu suatu senyawa yang menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan dan menimbulkan batuk. Dan yang tak kalah berbahaya, minyak ini juga bersifat karsinogen sehingga bisa menyebabkan kanker.

Karenanya, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh kurang dari 10 persen dari asupan harian. Sumber lemak jenuh umumnya berasal dari lemak daging, lemak susu, mentega, lemak babi, minyak kelapa, minyak sawit, dan juga minyak inti sawit.

Selain itu, setiap kali Anda ingin menggoreng makanan, mulailah proses penggorengan pada suhu yang benar. Minyak yang digunakan untuk menggoreng sebaiknya berkisar antara 175-225 derajat celcius.

Sumber: www.fajar.co.id , Jum’at, 20 Juli 2012

Linked Posts:
Minum Soft Drink Tidak Sehat ?Bahaya Kolesterol TinggiTanda dan Gejala Stroke

Produk sehat dan berkualitas untuk solusi kesehatan keluarga tersedia di : Tokosehat.net

Fakta Tentang HIV AIDS

Fakta Tentang HIV / AIDS di Seluruh Dunia

Berikut beberapa fakta dan angka penting tentang HIV / AIDS, menjelang Konferensi AIDS Internasional yang akan diselenggarakan di Washington pada 22-27 Juli.

HIV DI SELURUH DUNIA
Sekitar 34 juta orang hidup dengan HIV pada akhir 2010, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

INFEKSI BARU
Diperkirakan 2,7 juta orang di seluruh dunia baru terinfeksi HIV pada 2010.

TREN BARU TENTANG INFEKSI
Sejak 2001, HIV tahunan menurun di 33 negara, 22 dari negara tersebut berada di sub-Sahara Afrika.
HIV meningkat di Eropa Timur, Asia Tengah, Timur Tengah dan Afrika Utara.

KEMATIAN KARENA AIDS
Kematian paling banyak adalah 2,2 juta orang pada 2002. Sekitar 1,8 juta orang meninggal karena AIDS pada 2010.

TREN KEMATIAN
Antara 2001 dan 2010, kematian terkait AIDS meningkat lebih dari 11 kali lipat di Eropa Timur dan Asia Tengah (dari sekitar 7.800 menjadi 90.000), dan lebih dari dua kali lipat di Asia Timur (dari 24.000 menjadi 56.000), kata WHO.

Di Timur Tengah dan Afrika Utara, kematian terkait AIDS juga meningkat sebesar 60 persen (dari 22.000 menjadi 35.000).

PENGOBATAN ARV (Antiretroviral)
Pada akhir 2010, 6,6 juta orang memakai obat antiretroviral di negara berpenghasilan rendah dan menengah, atau sekitar 47 persen dari 14,2 juta orang yang sistem kekebalan tubuhnya melemah ke titik yang membutuhkan terapi.

Obat baru, yang telah diperbarui diperkirakan akan diumumkan pada 18 Juli oleh UNAIDS.

PENCEGAHAN KEMATIAN
700.000 kematian terkait AIDS dicegah di seluruh dunia pada 2010 karena orang-orang memakai terapi kombinasi antiretroviral.

PELARANGAN HIV AS
Konferensi AIDS dunia yang terakhir digelar di Amerika Serikat pada 1990 di San Francisco. AS melarang orang-orang yang terinfeksi HIV untuk berwisata ke sana. Larangan tersebut dicabut oleh pemerintah AS pada 2008 dan 2009.

Sumber: WHO Progress Report 2011: Global HIV/AIDS Response; Health Affairs magazine, artikel oleh Anthony Fauci dan Gregory Folkers, Juli 2012. (ia/ik)

Linked Posts:
Propolis Untuk Mengobati Penderita Aids | Bukti Khasiat Propolis Dari Laboratorium | Sunat Bantu Cegah Aids | Sekilas Tentang Aids | HIV Bisa Hilang Dengan Nutrisi 

Produk sehat dan berkualitas untuk solusi kesehatan keluarga tersedia di : Tokosehat.net

Jumat, 20 Juli 2012

Rutin Bercinta Bisa Perpanjang Umur ?


Rutin Bercinta Bisa Perpanjang Umur 8 Tahun

Semua orang tahu bahwa seks yang baik akan membuat pasangan merasa puas dan bahagia. Namun yang tidak banyak diketahui adalah hubungan seksual rutin juga dapat menambah angka harapan hidup Anda hingga 8 tahun.

Tak hanya itu, semakin banyak orgasme yang didapatkan maka umur seseorang akan semakin panjang. Seks rutin juga meningkatkan kadar hormon, kesehatan jantung, kekuatan otak serta sistem kekebalan sehingga dapat menikmati masa muda lebih lama.

Untuk lebih lengkapnya, simak 5 aktivitas dalam seks yang bermanfaat bagi umur seperti dikutip daritimesofindia, Kamis (5/7/2012).

1. Orgasme
Bukan hanya banyak tetapi Anda juga harus memprioritaskan kualitas seks yang Anda lakukan bersama pasangan. Satu studi menemukan bahwa orgasme dapat meningkatkan jumlah sel penghadang infeksi hingga 20 persen.
Orgasme yang rutin juga membuat pria dua kali lebih mungkin mencapai usia tua dibandingkan pria yang tidak bercinta dan bagi wanita hal ini memberinya umur 8 tahun lebih lama.

Satu kali orgasme saja bisa membanjiri tubuh Anda dengan bahan-bahan kimia yang meningkatkan mood dan relaksasi, begitu juga dengan ikatan emosional. Pasangan menikah yang hidup bahagia pun cenderung berumur lebih panjang daripada lajang atau pasangan yang memiliki hubungan negatif.

Wanita yang mencapai orgasme dua kali dalam seminggu juga memiliki kemungkinan 30 persen lebih kecil terserang penyakit jantung dibandingkan wanita yang tidak menikmati seksnya.

2. Seks Lebih dari Sekali Seminggu
Bercinta sedikitnya sekali dalam seminggu akan mempertahankan hormon, jantung dan otak Anda dalam kondisi terbaiknya. Buktinya, pria yang bercinta tiga kali lebih dalam seminggu mengurangi risikonya mengidap serangan jantung atau stroke hingga 50 persen.

Usia pasangan yang rutin bercinta lebih dari sekali seminggu juga bertambah lebih dari 2 tahun.

3. Meningkatkan Mood untuk Bercinta
Agar bisa mendapatkan seks yang baik, tentu Anda membutuhkan mood atau suasana hati yang bagus. Itulah kenapa bahan-bahan kimia yang ada di otak yaitu dopamin, asetilkolin, GABA dan serotonin begitu penting.

Kurangnya hasrat seks akibat sakit, kecapekan atau masalah lainnya bisa saja menurunkan salah satu dari empat bahan kimia tersebut.

Untuk menaikkan kadar dopamin yang berfungsi menumbuhkan mood dan kepercayaan diri Anda, cobalah makan kemangi, lada hitam, cabe, jinten, bawang putih, jahe dan kunyit. Sedangkan asetilkolin membantu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan fokus Anda sehingga Anda bisa makan segala jenis rempah-rempah, kemangi, daun peppermint, sage dan thyme.

GABA merupakan antidepresan alami yang bisa didapatkan dari anggur merah. Kemudian serotonin yang bertugas untuk mendorong rasa bahagia dan relaksasi Anda saat bercinta bisa diperoleh dari daging kalkun, pisang dan cokelat.

Lebih dari itu, bercinta dengan menggunakan mood yang sangat baik bisa menambah usia Anda hingga lebih dari 10 tahun.

4. Fit saat Bercinta
Sebuah studi menemukan bahwa pasangan yang bercinta lebih dari dua kali seminggu memiliki kadar antibodi lebih tinggi sehingga tubuhnya terlindung dari flu dan demam. Usia pun bisa bertambah hingga lebih dari 8 tahun.

Namun meski bercinta lima kali sehari itu penting bagi hubungan, akan lebih bermanfaat jika Anda melakukannya dua kali seminggu.

5. Bercumbu
Bercumbu membantu melepaskan ‘hormon ikatan’ bernama oksitosin yang seringkali dikaitkan dengan pertambahan angka harapan hidup hingga 7 tahun.

Penelitian juga telah menemukan bahwa oksitosin dapat mendorong panjang umur dan orang-orang yang berada dalam suatu hubungan juga cenderung tidak rentan terkena penyakit kronis dan depresi.

6. Seks untuk Hindari Kanker
Selain bonus pertambahan usia hingga 8 tahun, seks rutin juga bisa dijadikan sebuah instrumen untuk melindungi pria maupun wanita dari kanker.

Menurut sebuah studi, wanita yang rajin bercinta berisiko lebih sedikit terserang kanker payudara, begitu juga dengan penelitian dari Nottingham University yang menunjukkan bahwa pria tua namun melakukan seks aktif cenderung tidak terkena kanker prostat.  (Rahma Lillahi Sativa – detikHealth)

Sumber: health.detik.com  , Kamis, 05/07/2012 19:26 WIB

Efek Samping Antibiotika


Efek Samping Mengejutkan dari Antibiotik

Antibiotik telah banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Tapi ada beberapa efek samping antibiotik yang mengejutkan dan belum banyak diketahui orang. Apa saja?

Antibiotik merupakan senyawa atau kelompok obat yang dapat mencegah perkembangbiakan berbagai bakteri dan mikroorganisme berbahaya dalam tubuh. Selain itu, antibiotik juga digunakan untuk menyembuhkan penyakit menularyang disebabkan oleh protozoa dan jamur.

Tapi belum banyak orang yang tahu bahwa antibiotik juga dapat menyebabkan efek samping yang cukup membahayakan. Dilansir dari Ehow, Jumat (17/9/2010), berikut beberapa efek samping antibiotik:

1. Gangguan pencernaan
Salah satu efek samping antibiotik yang paling umum adalah masalah pencernaan, seperti diare, mual, kram, kembung dan nyeri.

2. Gangguan fungsi jantung dan tubuh lainnya

Beberapa orang yang mengonsumsi antibiotik mengalami jantung berdebar-debar, detak jantung abnormal, sakit kepala parah, masalah hati seperti penyakit kuning, masalah ginjal seperti air kecing berwarna gelap dan batu ginjal dan masalah saraf seperti kesemutan di tangan dan kaki.

3. Infeksi

Efek samping yang paling rentan dirasakan perempuan adalah infeksi jamur pada organ reproduksi yang dapat menyebabkan keputihan, gatal dan vagina mengeluarkan bau serta cairan.

4. Alergi
Orang yang mengonsumsi antibiotik juga sering mengalami alergi, bahkan hingga bertahun-tahun. Alergiyang sering terjadi adalah gatal-gatal dan pembengkakan di mulut atau tenggorokan.

5. Resistensi (kebal)
Orang yang keseringan minum antibiotik bisa mengalami resistensi atau tidak mempan lagi dengan antibiotik. Ketika seseorang resisten terhadap antibiotik, ada beberapa penyakit dan infeksi yang tidak dapat lagi diobati, sehingga memerlukan antibiotik dengan dosis lebih tinggi. Semakin tinggi dosis maka akan semakin menimbulkan efek samping yang serius dan mengancam jiwa.

6. Gangguan serius dan mengancam nyawa
Penggunaan antibiotik dosis tinggi dan dalam jangka lama dapat menimbulkan efek sampaing yang sangat serius, seperti disfungsi atau kerusakan hati, tremor (gerakan tubuh yang tidak terkontrol), penurunan sel darah putih, kerusakan otak, kerusakan ginjal, tendon pecah, koma, aritmia jantung (gangguan irama jantung) dan bahkan kematian. (mer/ir)

Merry Wahyuningsih – detikHealth

Sumber : http://health.detik.com Jumat, 17/09/2010 07:55 WIB

Anak Sering Sakit, Penyebabnya ?


Anakku Sering Sakit, Ternyata Penyebabnya Orang Rumah

Orang tua Sandiaz sangat khawatir. Sejak usia 6 bulan hingga sekarang, anak yang berusia 5 tahun itu hampir setiap bulan selalu ke dokter karena sakit. Keluhan yang sering dialami adalah batuk, pilek dan panas. Pada umumnya disebabkan virus.

Kekhawatiran orangtua beralasan karena anak tersebut sudah terlalu sering minum obat, apalagi  setiap sakit antibiotika dikonsumsi secara rutin. Anak ini juga sering mengalami overdiagnosis TBC atau divonis sebagai TBC atau “Flek“, padahal tidak menderita penyakit tersebut. Kecapekan, cuaca, minum es, makan gorengan atau tertular sakit di sekolah selama ini dianggap sebagai penyebab gangguan tersebut.

Sebenarnya, anak mudah sakit utamanya karena daya tahan tubuh yang buruk. Tanpa disadari, penyebabya adalah infeksi dari orang dekat dalam rumah seperti orangtua, kakak, kakek atau neneknya yang berpotensi sebagai sumber utama penularan.

Penyebab daya tahan tubuh yang tidak optimal ini sering terjadi pada mereka dengan saluran cerna yang sensitif. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar atau sekitar 70 persen mekanisme pertahanan tubuh terdapat dalam saluran cerna. Biasanya, hal ini sering terjadi pada penderita alergi, asma dan sensitif pencernaan. Anak yang sering sakit dan kontak di rumah yang sering sakit ternyata mempunyai masalah kesehatan yang sama. Hal ini biasanya terjadi pada anak atau saudara kandung atau salah satu orangtua yang wajahnya sama. Faktor fenotip atau kesamaan wajah dalam keluarga seringkali sebagai indikator menunjukkan kesamaan permasalahan kesehatan yang sama

Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, penyebab anak sering sakit adalah akibat debu, udara dingin, hujan, faktor cuaca, tertular sekolah, terlalu capek, AC, hujan, minum es, makan gorengan atau kipas angin. Padahal kalau dicermati, problem utamanya bukan sekedar masalah itu. Tetapi infeksi berulang karena daya tahan tubuh anak tidak bagus, dan kontak sumber penularan yang sering sakit di sekitarnya.

Infeksi berulang biasanya sering disebabkan karena kontak erat dengan seseorang yang sering sakit di dalam rumah. Penderita yang sering terkena infeksi virus ringan ini kerap tidak disadari dan dianggap bukan sakit, tetapi dikira penyebab lain.

Infeksi virus berulang pada orang dewasa selama ini dianggap karena terlalu lelah, masuk angin, asma, alergi atau sinusitis. Memang, biasanya penderita alergi mudah terkena infeksi batuk dan pilek. Bukan hanya orang awam, dokter pun seringkali sulit membedakan gejala alergi dan infeksi sehingga gejala infeksi ini dianggap sebagai gejala alergi. Gejala umum yang sering dialami adalah badan sering pegal dan capek, nyeri tenggorok, badan meriang dan sakit kepala.

Gangguan infeksi virus berulang ini oleh masyarakat awam bahkan oleh sebagian dokter sering dianggap sebagai alergi dingin, alergi debu, masuk angin, kecapekan, sering keluar kota, masuk angin, karena asap rokok, panas dalam. Padahal, gangguan tersebut sebenarnya infeksi virus ringan yang dapat menular kepada anak, apabila daya tahan tubuhnya menurun.

Bila infeksinya ringan pada orang dewasa, gangguan ini terjadi hanya dalam 2-3 hari saja, tetapi sering berulang timbul. Sehingga istilah yang sering diberikan adalah “mau flu tidak jadi”. Penderita golongan ini bisanya mengalami gangguan alergi hidung, sinusitis, asma, dan masalah sensitif pada saluran cerna.

Pada anak usia sekolah, seringkali orangtua menyalahkan karena teman di sekolah sering sakit. Sebenarnya bila dicermati di lingkungan sekolah memang tidak akan pernah bebas anak sakit. Dalam lingkungan kelas, memang mungkin terdapat 30% anak yang mudah sakit karena daya tahan tubuhnya buruk. Tetapi sebagian besar lainnya relatif jarang sakit karena daya tahan tubuhnya baik. Sehingga yang harus diperhatikan adalah daya tahan tubuh anak, bukan disalahkan sekolahnya.

Infeksi berulang pada anak
Infeksi berulang pada anak adalah infeksi yang sering dialami khususnya infeksi saluran napas akut. Keadaan ini oleh dokter kerap didiagosis sebagai (BKB) Batuk Kronis Berulang, atau sebagian orang awam menyebut penyakit batuk dan pilek yang tidak sembuh-sembuh. Padahal, sebenarnya gangguan batuk pilek tersebut hilang karena infeksi berulang mudah terkena sakit atau istilah awamnya on and off.

Manifestasinya timbul kadang keras, berkurang sedikit, kemudian meningkat lagi berulang dalam jangka panjang. Sebenarnya, infeksi batuk pilek tersebut penyebabnya utamanya virus yang biasanya akan membaik dalam 5-7 hari. Kondisi ini diakibatkan karena rendahnya kerentanan seseorang terhadap infeksi. Biasanya infeksi berulang ini dialami berbeda dalam kekerapan kekambuhan, berat ringan gejala, jenis penyakit yang timbul dan komplikasi yang diakibatkan.

Gangguan ini sering terjadi pada penderita alergi dan pada penderita defisiensi imun, meskipun kasus yang terakhir tersebut relatif jarang terjadi. Infeksi berulang terjadi bila terjadi infeksi lebih dari 8 kali dalam setahun atau bila terjadi infeksi 1-2 kali tiap bulan selama 6 bulan berturut-turut.  Pada infeksi berulang biasanya didapatkan kerentanan dalam timbulnya gejala klinis suatu penyakit, khususnya demam. Bila terjadi demam, sering sangat tinggi atau lebih dari 39oC. Dengan penyakit yang sama, anak lain mungkin hanya mengalami demam sekitar 38- 38,5oC. Biasanya penderita lebih beresiko mengalami pnemoni, mastoiditis, spesis, ensefalitis dan meningitis.

Faktor penyebab
Faktor penyebab utama lain dari dari anak yang mudah sakit di antaranya adalah paparan dengan lingkungan, struktur dan anatomi organ tubuh, masalah sistem kekebalan tubuh (mekanisme sistem imun yang berlebihan (penderita alergi) atau kekurangan) atau penyakit infeksi yang tidak pernah diobati dengan tuntas. Faktor genetik diduga ikut berperanan dalam gangguan ini. Pada genetik tertentu didapatkan perbedaan pada kerentanan terhadap infeksi. Anak laki-laki lebih sering mengalami gangguan ini.

Faktor lingkungan seperti kontak dengan sumber infeksi sangat berpengaruh. Kelompok anak yang mengikuti sekolah prasekolah lebih sering mengalami infeksi 1,5-3 kali dibandingkan dengan anak yang tinggal di rumah. Perokok pasif kemungkinan dua kali lipat untuk terkena infeksi. Jumlah anggota keluarga di rumah meningkatkan terjadinya infeksi. Keluarga dengan jumlah 3 orang hanya didapatkan 4 kali infeksi pertahun sedangkan jumlah keluarga lebih dari 8 didapatkan lebih 8 kali infeksi pertahun.

Sering dialami penderita alergi
Infeksi berulang juga sering dialami penderita gangguan mekanisme sistem kekebalan tubuh berupa “overactive” sistem kekebalan (alergi) dan “underactive” sistem kekebalan (defisiensi imun). Adanya gangguan tersebut mengakibatkan adanya gangguan sistem imun yang berfungsi menghancurkan jamur, virus dan bakteri.

Penderita alergi, khususnya yang mengalami hipersensitif saluran cerna dengan gangguan mual, muntah atau gangguan pencernaan lainnya,  sering mengalami kondisi daya tahan tubuh yang menurun. Penderita alergi terus meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Alergi dapat mengganggu semua organ atau sistem tubuh kita tanpa terkecuali. Berdasarkan mekanisme pertahan tubuh yang dijelaskan sebelumnya, tampaknya gangguan saluran cerna dan asma sering mengganggu mekanisme pertahanan tubuh. Alergi makanan tampaknya ikut berperanan penting dalam dalam gangguan ini.

Sumber: Health.Kompas.com, Kamis, 28 Juni 2012 (Penulis : Dr. Widodo Judarwanto Sp.A Editor : Asep Candra)

Linked Posts:
Antibiotika Berbahaya Pada Anak |  Antibiotika Dan Kekebalan Tubuh Pada Anak |

Produk sehat dan berkualitas untuk solusi kesehatan keluarga tersedia di : Tokosehat.net

Minum Softdrink Tidak Sehat ?


Fakta Tersembunyi Softdrink

Softdrink atau minuman ringan bersoda, memang enak dan terasa segar apalagi kalau dingin. Hanya saja dibalik kesegaran yang ditawarkannya minuman ini sangat berisiko.

Softdrink mengandung zat pewarna buatan, berbau kimia karbonat, asam fosfat, pemanis, bahan pengawet dan kafein. Kandungan gulanya rata-rata sebesar 8-12 sendok teh, jumlah yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Agar tidak penasaran dan bisa menjaga kesehatan sejak sekarang, berikut fakta-fakta tersembunyi dari kenikmatan sebotolSoftdrink:

1. Menguras kadar air dalam tubuh.
Softdrink seperti diuretik yang malah menghisap kadar air didalam tubuh. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam softdrink dapat diatasi dengan cara meminum 8-12 gelas air untuk setiap botol softdrinkyang diminum.

2. Tidak bisa menghilangkan rasa haus
Ini disebabkan softdrink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus – menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat serius.

3. Menghancurkan mineral penting dalam tubuh
Softdrink terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung (kekurangan magnesium),osteoporosis (kekurangan kalsium) dan banyak lagi.

4. Dapat membersihkan karat
Softdrink bisa membersihkan karat pada bumper mobil dan benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.

5. Mempengaruhi pencernaan.
Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat.
(Berbagai sumber)

Sumber: Ghiboo.com, Kamis. 26 Jan 2012

Hormon Testosteron Bisa Meningkat Karena Menikah


Menikah Bikin Hormon Testosteron Meningkat

Ada beberapa berita baik di balik sebuah pernikahan. Sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa pria yang sudah menikah memiliki tingkat hormon testosteron jauh lebih tinggi daripada rekan-rekan mereka yang belum menikah.

Seperti diketahui, secara alamiah, produksi hormon testosteron akan turun seiring bertambahnya usia seseorang. Namun riset teranyar mengungkapkan, menurunnya produksi testosteron tidak selalu karena usia, tetapi juga terkait dengan perilaku, seperti merokok, obesitas dan depresi.

Dalam kajiannya, peneliti menganalisis pengukuran testosteron pada lebih dari 1.500 pria. Tingkat hormon mereka diuji sebanyak dua kali, dengan jarak setiap pengujian lima tahun. Semua sampel diuji dengan pengukuran yang sama pada waktu sebelum dan setelah lima tahun.

Rekan peneliti, Dr Gary Wittert, dari University of Adelaide menemukan bahwa tingkat testosteron peserta rata-rata turun sebesar 1 persen setiap tahun.

Namun, ketika dibagi dalam subkelompok, peneliti menemukan pola yang berbeda, di mana faktor-faktor tertentu tampaknya mempengaruhi penurunan hormon testosteron lebih signifikan selama periode penelitian tersebut. Penurunan terbesar produksi testosteron terjadi di antara pria yang gemuk, sudah berhenti merokok dan mengalami depresi.

“Ketika seseorang berhenti merokok, penurunan kadar hormon testosteron cenderung lebih rendah. Manfaat dari berhenti merokok sangat besar,” kata Wittert.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peserta yang belum menikah mengalami penurunan lebih besar kadar hormon testosteron daripada pria yang sudah menikah.

Wittert mengatakan temuan ini mungkin mendukung penelitian lain yang menunjukkan bahwa pria menikah cenderung lebih bahagia dan lebih sehat dibanding pria lajang. Dia juga mengatakan bahwa aktivitas seksual secara teratur cenderung meningkatkan kadar testosteron.

Studi ini didanai oleh National Health and Medical Research Council of Australia.

Pada pria, hormon testosteron diproduksi di testis. Hormon ini berfungsi mengontrol perkembangan karakteristik seksual pria. Keberadaan hormon ini sangat vital karena mempengaruhi kesehatan, fungsi seksual dan kesuburan serta membantu mempertahankan komposisi tubuh yang sehat, mengembangkan massal otot, mencukupi jumlah sel darah merah, dan melindungi kepadatan tulang.

“Sangat penting dokter memahami bahwa menurunnya kadar testosteron tidak hanya bagian dari proses penuaan. Hal ini juga sangat dipengaruhi oleh perilaku kesehatan atau status kesehatan orang itu sendiri,” tutupnya.  Sumber: fox news, medicalnewstoday

Sumber:  health.kompas.com ,  Selasa, 26 Juni 2012

Rokok vs Ekonomi


Rokok vs Ekonomi: Mitos dan Fakta

Mitos:
Industri rokok memberikan kontribusi pemasukan negara dengan jumlah besar.

Fakta:
Negara membayar biaya lebih besar untuk rokok dibanding dengan pemasukan yang diterimanya dari industri rokok. Penelitian dari World Bank telah membuktikan bahwa rokok merupakankerugian mutlak bagi hampir seluruh negara. Pemasukan yang diterima negara dari industri rokok (pajak dan sebagainya) mungkin saja berjumlah besar, tapi kerugian langsung dan tidak langsung yang disebabkan konsumsi rokok jauh lebih besar.

Biaya tinggi harus dikeluarkan untuk membayar biaya penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh rokok, absen dari bekerja, hilangnya produktifitas dan pemasukan, kematian prematur, dan juga membuat orang menjadi miskin lebih lama karena mereka menghabiskan uangnya untuk membeli rokok.

Biaya besar lainnya yang tidak mudah untuk dijabarkan termasuk berkurangnya kualitas hidup para perokok dan mereka yang menjadi perokok pasif. Selain itu penderitaan juga bagi mereka yang harus kehilangan orang yang dicintainya karena merokok. Semua ini merupakan biaya tinggi yang harus ditanggung.

Mitos:
Mengurangi konsumsi rokok merupakan isu yang hanya bisa diatasi oleh negara-negara kaya.

Fakta:
Sekarang ini kurang lebih 80% perokok hidup di negara berkembang dan angka ini sudah tumbuh pesat dalam beberapa dekade saja. Diperkirakan pada tahun 2020, 70% dari seluruh kematian yang disebabkan rokok akan terjadi di negara-negara berkembang, naik dari tingkatan sekarang ini yaitu 50%. Ini berarti dalam beberapa dekade yang akan datang negara-negara berkembang akan berhadapan dengan biaya yang semakin tinggi untuk membiayai perawatan kesehatan para perokok dan hilangnya produktifitas.

Mitos:
Pengaturan yang lebih ketat terhadap industri rokok akan berakibat hilangnya pekerjaan di tingkat petani tembakau dan pabrik rokok.

Fakta:
Prediksi mengindikasikan dengan jelas bahwa konsumsi rokok global akan meningkat dalam tiga dekade ke depan, walau dengan penerapan pengaturan tembakau di seluruh dunia. Memang dengan berkurangnya konsumsi rokok, maka suatu saat akan mengakibatkan berkurangnya pekerjaan di tingkat petani tembakau. Tapi ini terjadi dalam hitungan dekade, bukan semalam. Oleh karenanya pemerintah akan mempunyai banyak kesempatan untuk merencanakan peralihan yang berkesinambungan dan teratur.

Para ekonom independent yang sudah mempelajari klaim industri rokok, berkesimpulan bahwa industri rokok sangat membesar-besarkan potensi kehilangan pekerjaan dari pengaturan rokok yang lebih ketat. Di banyak negara produksi rokok hanyalah bagian kecil dari ekonomi mereka. Penelitian yang dilakukan oleh World Bank mendemonstrasikan bahwa pada umumnya negara tidak akan mendapatkan pengangguran baru bila konsumsi rokok dikurangi. Beberapa negara malah akan memperoleh keuntungan baru karena konsumen rokok akan mengalokasikan uangnya untuk membeli barang dan jasa lainnya. Hal ini tentunya akan membuka kesempatan untuk terciptanya lapangan kerja baru.

Mitos:
Pemerintah akan kehilangan pendapatan jika mereka menaikan pajak terhadap industri rokok karena makin sedikit orang yang akan membeli rokok.

Fakta:
Bukti sudah jelas: perhitungan menunjukkan bahwa pajak yang tinggi memang akan menurunkan konsumsi rokok tetapi tidak mengurangi pendapatan pemerintah, malah sebaliknya. Ini bisa terjadi karena jumlah turunnya konsumen rokok tidak sebanding dengan besaran kenaikan pajak. Konsumen yang sudah kecanduan rokok biasanya akan lambat menanggapi kenaikan harga (akan tetap membeli). Lebih jauh, jumlah uang yang disimpan oleh mereka yang berhenti merokok akan digunakan untuk membeli barang-barang lain (pemerintah akan tetap menerima pemasukan). Pengalaman mengatakan bahwa menaikan pajak rokok, betapapun tingginya, tidak pernah menyebabkan berkurangnya pendapatan pemerintah.

Mitos:
Pajak rokok yang tinggi akan menyebabkan penyelundupan.

Fakta:
Industri rokok sering beragumentasi bahwa pajak yang tinggi akan mendorong penyelundupan rokok dari negara dengan pajak rokok yang lebih rendah, yang ujungnya akan membuat konsumsi rokok lebih tinggi dan mengurangi pendapatan pemerintah.

Walaupun penyelundupan merupakan hal yang serius, laporan Bank Dunia tahun 1999 Curbing the Epidemic tetap menyimpulkan bahwa pajak rokok yang tinggi akan menekan konsumsi rokok serta menaikan pendapatan pemerintah. Langkah yang tepat bagi pemerintah adalah memerangi kejahatan dan bukannya mengorbankan kenaikan pajak pada rokok.

Selain itu ada klaim-klaim yang mengatakan bahwa industri rokok juga terlibat dalam penyelundupan rokok. Klaim seperti ini patut disikapi dengan serius.

Mitos:
Kecanduan rokok sudah sedemikian tinggi, menaikan pajak rokok tidak akan mengurangi permintaan rokok. Oleh karenanya menaikan pajak rokok tidak perlu.

Fakta:
Menaikan pajak rokok akan mengurangi jumlah perokok dan mengurangi kematian yang disebabkan oleh rokok. Kenaikan harga rokok akan membuat sejumlah perokok untuk berhenti dan mencegah lainnya untuk menjadi perokok atau mencegah lainnya menjadi perokok tetap. Kenaikan pajak rokok juga akan mengurangi jumlah orang yang kembali merokok dan mengurangi konsumsi rokok pada orang-orang yang masih merokok. Anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang sensitif terhadap kenaikan harga rokok oleh karenanya mereka akan mengurangi pembelian rokok bila pajak rokok dinaikan.

Selain itu orang-orang dengan pendapat rendah juga lebih sensitif terhadap kenaikan harga, oleh karenanya kenaikan pajak rokok akan berpengaruh besar terhadap pembelian rokok di negara-negara berkembang.
Model yang dikembangkan oleh Bank Dunia dalam laporannya Curbing the Epidemic menunjukan kenaikan kenaikan harga rokok sebanyak 10% karena naiknya pajak rokok, akan membuat 40 juta orang yang hidup di tahun 1995 untuk berhenti merokok dan mencegah sedikitnya 10 juta kematian akibat rokok.

Mitos:
Pemerintah tidak perlu menaikan pajak rokok karena akan kenaikan tersebut akan merugikan konsumer berpendapatan rendah.

Fakta:
Perusahaan rokok beragumen bahwa harga rokok tidak seharusnya dinaikan karena bila begitu akan merugikan konsumen berpendapatan rendah. Tetapi, penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpendapatan rendah merupakan korban rokok yang paling dirugikan. Karena rokok akan memperberat beban kehidupan, meningkatkan kematian, menaikan biaya perawatan kesehatan yang harus mereka tanggung dan gaji yang terbuang untuk membeli rokok.

Masyarakat berpendapatan rendah paling bisa diuntungkan oleh harga rokok yang mahal karena akan membuat mereka lebih mudah berhenti merokok, mengurangi, atau menghindari kecanduan rokok karena makin terbatasnya kemampuan mereka untuk membeli. Keuntungan lain dari pajak rokok yang tinggi adalah bisa digunakan untuk program-program kesejahteraan masyarakat miskin.

Mitos:
Perokok menanggung sendiri beban biaya dari merokok.

Fakta:
Perokok membenani yang bukan perokok. Bukti-bukti biaya yang harus ditanggung bukan perokok seperti biaya kesehatan, gangguan, dan iritasi yang didapatkan dari asap rokok.

Ulasan di negara-negara kaya mengungkapkan bahwa perokok membebani asuransi kesehatan lebih besar daripada mereka yang tidak merokok (walaupun usia perokok biasanya lebih pendek). Apabila asuransi kesehatan dibayar oleh rakyat (seperti jamsostek) maka para perokok tentunya ikut membebankan biaya akibat merokok kepada orang lain juga.

source : http://www.seatca.org/upload_resource/202.doc